Jumat, 12 Februari 2010

Semanggi Surabaya

"Semanggiii. . . . . .semanggiii. . . . .", suara melengking itu beberapa kali kudengar dari dalam kos. Lama kelamaan suara itu semakin keras dan terasa mendekat, akupun langsung keluar dari kamar. Terlihat wanita paruh baya dengan gendongan berisi semanggi. "Bu'. . .beli semangginya" sahut aku kepada ibu itu. Ibu itu datang menghampiri aku, mencari tempat berteduh, meletakkan gendongannya dan membuatkan aku sepincuk semanggi. Setelah itu aku membayarnya dan bergegas ke kamar untuk makan semanggi.

Hmmm. . semanggi, bagi arek-arek suroboyo tentunya kenal dengan makanan ini. Ya. . semanggi adalah salah satu makanan khas suroboyo selain lontong balapnya. "Semanggi suroboyo, lontong balap wonokromo" itu adalah penggalan syair lagu makanan khas suroboyo.

Namun ternyata semanggi suroboyo sudah menjadi makanan langka. Tidak sebanyak yang menjual lontong balap, dan yang menjual pun kebanyakan wanita separuh baya. "Waduh ko bisa gini ya?" ditengah-tengah menjamurnya restoran fast food di ibu kota, semanggi suroboyo malah semakin langka. "Oalah rek. . panganan neng restoran fast food iku wes larang, manfaat'e thithik sisan, ora koyok semanggi, wes murah mung 4000, manfaat'e akeh kanggo awak". Restoran fast food yang mahal pun banyak yang mengunjungi, berbeda dengan ibu penjual semanggi tadi, sudah siang, panas, jualan keliling jalan kaki, bawa gendongan pula dan jualannya pun terlihat masih banyak. "hmmmmmmmphhhhh. . . ibu itu pasti capek".

Aku membeli semanggi bukan hanya karena kasihan melihat ibu' paruh baya tadi. Tetapi juga karena ternyata semanggi itu banyak manfaatnya, diantaranya sebagai obat sakit kuning (hepatitis), pengecilan hati dengan busung, batu empedu, infeksi saluran kencing, batuk, sesak nafas,sariawan, radang tenggorok dan infeksi amandel.
Nah. . kan, ternyata selain makanan yang murah, juga bermanfaat.

3 komentar:

asruldinazis mengatakan...

kapan2 sy ditraktir ya makan semanggi :D

Bagus Punya Blog mengatakan...

sekarang dah jarang banget mas, ibu2 yang biasa jual gendong keliling juga jarang,1 bulan sekali mungkin :-(.
saya juga nyari resto ato warung yang jual semanggi, tapi belum ketemu.
LANGKA :-(.

gus7 mengatakan...

saya jadi ingin mencicipi makanan khas ini..

Posting Komentar

Google Translate

English French German Japanese Korean Chinese Russian Spanish
India Saudi Arabia Netherland Portugal Italian Philippines Ukraina Norwegia
Powered by
Widget translator

Site Info

Web Counter
Hit Counter Powered by  MyPagerank.Net

Kumpul Blogger Advertising


Masukkan Code ini K1-YY1D5Y-E
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
http://www.ipnow.org/images/1/98FB98/000080/newmyinfo.jpg